Siang tadi ada kesempatan ngobrol sama bapak-bapak pengajar dari salah satu SLTP di Magetan, tidak tahu awal mulanya tapi yang otomatis jadi topik pembicaraan adalah tentang kelulusan siswa dan siswi sekolah menengah tingkat pertama alias SMP/SLTP dan yang sederajat. Betapa terkejutnya saya mendengarkan cerita beliau-beliau ini, ternyata ada disalah satu SLTP di kabupaten ini yang 99 pelajarnya TIDAK LULUS pada unas kemaren, dengan agak bercanda saya meyakinkan diri dengan bertanya “kalau jumlah pelajarnya 110 berarti yang LULUS hanya 11 pelajar dong pak?” dengan yakin juga, beliau menjawab “ya”.

Pendidikan, dari asal kata didik yang kalau saya mengartikan berarti pemberitahuan atau pengajaran, yaitu pemberitahuan atau pengajaran dari hal yang belum dipahami dan hal yang belum diketahui oleh peserta didik, sehingga bisa diketahui dan bisa dipahami oleh peserta didik itu sendiri. Pendidikan sendiri pada umumnya disebut Sekolah. Sekolah kalau saya artikan maknanya yaitu suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang pada lingkungan pendidikan artinya yang melakukan kegiatan dilingkungan pendidikan berarti bukan hanya siswa saja tetapi termasuk seluruh pendidik dan tenaga kependidikan.
